Bingung Memilih Background Spanduk? Simak Tips dan Penjelasannya

Pemilihan background spanduk  juga tidak kalah pentingnya, pilihlah background yang netral dan tidak ramai agar tulisan dan desain terbaca oleh pembaca. Jika Anda memilih background banner dengan warna yang terlalu terang kemudian pemilihan gambar yang terlalu ramai akan mempersulit pembaca untuk mengetahui informasi apa yang ada dalam banner tersebut, kecuali jika Anda hanya ingin menampilkan gambar. Pastikan background pada spanduk tidak menghalangi informasi yang ingin disampaikan kepada pembaca.

 

Tips-Tips Menentukan Bacground Spanduk

  1. Komponen Warna yang Bagus

Warna adalah elemen desain yang paling penting. Unsur warna sering sekali dikaitkan dengan kepribadian maupun selera seorang desainer yang membuat spanduk. Warna sangat penting hubungannya dalam konten. Mengapa demikian? Jika seorang pembaca mengunjungi suatu tempat yang di pasangi spanduk dan ‘menyulingkan’ matanya, artinya warna dalam spanduk anda terlalu mencolok atau bahkan memusingkan pembaca sehingga hal tersebut menyebabkan kebosanan atau bahkan pembaca sudah malas membacanya sebelum membacanya. Apakah Anda tahu bahwa terkadang cara yang paling baik memilih warna untuk spanduk adalah memilihnya secara acak. Karena saat pertama kali pengunjung datang, yang dilihat bukanlah isi kontennya, tetapi bagaimana penampilan spanduknya. Untuk lebih membantu anda perhatikanlah tips warna berikut ini:

pixabay.com
  • Cobalah Memulainya Dengan Grayscale

Untuk bermain dengan warna cara terbaiknya adalah memulai dari nol. Cobalah desain spanduk anda dari cara yang paling mudah yaitu hitam putih. Ketika anda membuat  desain dan  sudah jadi akan tetapi anda berpikir desain tersebut terlalu sederhana, barulah anda coba tambahkan beberapa warna. Sedangkan jika Anda ingin me-redesain spanduk anda, cobalah untuk menghilangkan beberapa warna dan ingat tujuan pertama Anda saat membuat spanduk.

 

  • Selaraskan Warna Anda

Sebagai seorang desainer, anda harus ingat bahwa warna memiliki 3 sifat yaitu hue, saturasi, dan value(kadang disebut dengan lightness). Saturasi menunjukkan betapa kaya warna yang  anda miliki, neon adalah warna yg memiliki saturasi tinggi, itulah salah satu contoh dari saturasi, sedangkan pastel adalah warna yang memiliki saturasi rendah. Hal yang menunjukkan seberapa terang warna Anda dari skala hitam dan putih di sebut dengan value. Sedangkan yang terakhir adalah hue. Hue menunjukkan bagian warna pelangi mana warna tersebut. Contohnya seperti merah atau hijau.  Sebuah desain bisa memiliki kurang lebih 100 nuansa warna, dari pastel ke neon. Tapi tentu saja, warna pada desain harus direncanakan dengan baik. Jika anda salah memadukannya akibanya skema warna anda akan berantakan.

 

  • Galilah Skema yang Baik

Tidak semudah membalikan telapak tangan untuk mencapai skema warna yang baik. Anda harus bisa menggali skema dengan baik. Anda harus berpikir dimana skema warna yang baik berasal? Anda bisa menentukan warna yang cocok dari beribu-ribu kombinasi warna yang ada. Tentunya hal itu membuat anda bertanay bagaimana caranya? Anda harus memikirkan baik-baik tentang skema warna Anda. Tentunya skema warna Anda harus selaras dengan isi konten spanduk Anda. Jangan sampai spanduk Anda mengenai berita politik, tetapi Anda menggunakan kombinasi warna pink dan biru muda pada spanduk Anda. Itu bencana yang sangat besar.

pixabay.com
  •  Gunakan Tekstur

Tekstur monokromatik (tekstur dengan hanya menggunakan satu warna) dan pola memberikan dimensi halus untuk sebagian besar spanduk tanpa terjadinya bentrok antara warna dan konten. Tapi bagaimana caranya membuat tekstur yang baik dan menarik untuk dilihat?.

Berikur ini tips-tips desain untuk membuat latar belakang dengan tekstur yang sederhana:

  • Fotolah lantai atau dinding yang memiliki kesan tersendiri.
  • Buka foto tersebut di Photoshop.
  • Duplikatkan background layer dan namakan dengan tekstur1.
  • Isi lapisan desain anda dengan warna dari skema warna Anda.
  • Atur modus tekstur 1 ke soft light dengan opacity sebanyak 30%.
  • Cobalah aplikasikan ke spanduk anda dan lihat apa yang terjadi. Jika itu belum terlihat bagus, cobalah bermain dengan opacitynya.
  1. Gambar Pendukung

Gunakan gambar atau ilustrasi menarik yang sesuai dengan produk/layanan anda. Hal itu agar spanduk mampu menyampaikan pesan lebih efektif dibandingkan teks. Pastikan juga gambar yanag akan digunakan punya resolusi yang baik. Ini akan menambah kesan professional terhadap bisnis Anda. Untuk gambar dengan hasil yang lebih baik, Anda dapat menggunakan jasa fotografi atau menggunakan desainer grafis untuk membuat ilustrasi.

Gunakan Gambar/Ilustrasi yang Berkualitas

pixabay.com
  1. Gambar berkualitas

Gambar dalam desain spanduk sangat penting karena dapat menambah kesan profesional dan meyakinkan audien. Mengenai sperti apa gambar ilustrasi yang baik digunakan dalam sebuah desain banner iklan. Berikut adalah beberapa tips tentang apa yang dapat Anda lakukan.

  • Selalu pastikan untuk menggunakan gambar atau ilustrasi yang relevan dengan produk maupun jasa.
  • Perhatikan juga kualitas gambar yang digunakan, jangan pasang gambar berkualitas rendah seperti hasil download dari website lain.
  • Resolusi gambar harus tinggi. Jangan menggunakan hasil foto yang amatir, itu akan membuat gambar terlihat pecah dan tidak jelas.
  • Apabila menggunakan stock foto, gambar maupun ilustrasi, pastikan Anda memiliki izin menggunakan stock tersebut sebelumnya, atau Anda akan digugat karena melanggar lisensi hak cipta karya orang lain.

 

Itulah beberapa tips untuk membuat spanduk dengan background yang tepat. Alih-alih ingin terlihat ceria dan terkesan happy malah justru informasi tidak tersampaikan. Jika ingin mencetak spanduk sesuai keinginan namun tidak memiliki waktu luang anda bisa memilih jasa khusus media luar ruang.

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *